Informasi merupakan sesuatu yang sangat dibutuhkan dalam mencari kebenaran. Namun suatu informasi juga tidak dapat diterima secara mentah, harus di tela'ah terlebih dahulu dari sumbernya. Hal tersebut dikarenakan tidak semua informasi yang kita dapatkan bernilai benar karena banyak juga informasi yang menyimpang atau tidak sesuai dengan kenyataannya apalagi di zaman yang penuh fitnah ini.
Dengan berkembanya teknologi di era saat ini, suatu informasi semakin mudah didapatkan. Perkembangan teknologi telah berkembang sangat pesat hingga sekarang. Dulunya banyak daerah-daerah terpencil yang tidak terjamah oleh teknologi, kini dapat merasakan juga teknologi informasi yang beredar saat ini. Kini kita dapat menikmati teknologi informasi dimana saja yang kita mau.
Apa itu Sistem Informasi ?
Sebelum kita mencari tau tentang Sistem Informasi, ada baiknya kita mengetahui terlebih dahulu apa itu informasi.
Kata informasi berasal dari kata Perancis kuno informacion (tahun 1387) yang diambil dari bahasa Latin informationem yang berarti “garis besar, konsep, ide”. Informasi merupakan kata benda dari informare yang berarti aktivitas dalam “pengetahuan yang dikomunikasikan.
Informasi adalah pesan (ucapan atau ekspresi) atau kumpulan pesan yang terdiri dari order sekuens dari simbol, atau makna yang dapat ditafsirkan dari pesan atau kumpulan pesan. Informasi dapat direkam atau ditransmisikan.
Menurut Notoatmodjo (2008) bahwa semakin banyak informasi dapat memengaruhi atau menambah pengetahuan seseorang dan dengan pengetahuan menimbulkan kesadaran yang akhirnya seseorang akan berperilaku sesuai dengan pengetahuan yang dimilikinya. Informasi merupakan fungsi penting untuk membantu mengurangi rasa cemas seseorang.
Sistem Informasi adalah kombinasi dari teknologi informasi dan aktivitas orang yang menggunakan teknologi itu untuk mendukung operasi dan manajemen. Dalam arti yang sangat luas, istilah sistem informasi yang sering digunakan merujuk kepada interaksi antara orang, proses algoritmik, data, dan teknologi. Dalam pengertian ini, istilah ini digunakan untuk merujuk tidak hanya pada penggunaan organisasi teknologi informasi dan komunikasi (TIK), tetapi juga untuk cara di mana orang berinteraksi dengan teknologi ini dalam mendukung proses bisnis.
Apa saja komponen-komponen Sistem Informasi ?
Ada beberapa komponen yang terdapat pada suatu Sistem Informasi, diantaranya adalah...
Hardware (perangkat keras)
Sumber daya hardware adalah semua peralatan yang digunakan dalam memproses informasi, misalnya komputer dan periferalnya, lembar kertas, disk magnetic atau optik dan flash disk (Mulyanto, 2009).
Hardware/perangkat keras merupakan suatu benda yang dapat dilihat secara kasat mata dan dapat disentuh. Adapun bagian perangkat keras komputer berdasarkan fungsinya sebagai berikut:
- Input Device (unit masukan)
Unit ini merupakan media yang digunakan untuk memasukkan data dari luar ke dalam memori dan processor untuk diolah sehingga menghasilkan informasi yang berguna.
contoh: keyboard, mouse, joystick - Process Device (unit pemrosesan)
Unit pemrosesan ini dinamakan CPU (Central Processing Unit). Fungsi CPU adalah sebagai pemroses dan pengolah data yang selanjutnya dapat menghasilkan suatu informasi yang diperlukan. Unit ini merupakan otak dari sebuah komputer.
contoh: processor, VGA, RAM - Output Device (unit keluaran)
Output device merupakan peralatan yang menghasilkan keluaran dari suatu pemrosesan ataupun pengolahan data yang berasal dari CPU dalam suatu media yang dapat dibaca oleh manusia ataupun dapat digunakan untuk penyimpanan data hasil proses. Hasil pemrosesan tersebut dapat digolongkan menjadi empat bentuk, yaitu tulisan (huruf, angka, simbol, khusus), image (dalam bentik grafis atau gambar), suara, dan bentuk lainnya yang dapat dibaca oleh mesin (manchine-readable from).
contoh: monitor, printer, proyektor - Backing Storage (unit penyimpanan)
Backing storage atau lebih dikenal sebagai memori merupakan suatu tempat penyimpanan atau penampung data dan program.
contoh: Harddisk - Periferal (unit tambahan)
Periferal atau perangkat tambahan adalah perangkat keras yang dihubungkan ke komputer untuk meningkatkan kegunaannya. Beberapa perangkat yang umum digunakan adalah pencetak, pemindai, mikropon dan pengeras suara.
contoh: modem, Sound Card (Kartu Suara), Uninterruptable Power Supply (UPS)
Perangkat lunak adalah istilah khusus untuk data yang diformat, dan disimpan secara digital, termasuk program komputer, dokumentasinya, dan berbagai informasi yang bisa dibaca, dan ditulis oleh komputer. Dengan kata lain, bagian sistem komputer yang tidak berwujud. Istilah ini menonjolkan perbedaan dengan perangkat keras komputer.
Perangkat lunak terbagi menjadi tiga golongan yaitu sistem operasi, bahasa pemograman, dan program aplikasi.
Prosedur
Prosedur merupakan sekumpulan aturan yang dipakai untuk mewujudkan pemrosesan data dan pembangkitan keluaran yang dikehedaki. Prosedur juga dapat dikatakan sebagi serangkaian aksi yang spesifik, tindakan atau operasi yang harus dijalankan atau dieksekusi dengan cara yang sama agar selalu memperoleh hasil yang sama dari keadaan yang sama contohnya prosedur kesehatan dan keselamatan kerja. Lebih tepatnya, kata ini bisa mengindikasikan rangkaian aktivitas, tugas-tugas, langkah-langkah, keputusan-keputusan, perhitungan-perhitungan dan proses-proses, yang dijalankan melalui serangkaian pekerjaan yang menghasilkan suatu tujuan yang diinginkan, suatu produk atau sebuah akibat. Sebuah prosedur biasanya mengakibatkan sebuah perubahan.
Orang
Didalam sebuah sistem informasi, keberadaan manusia sudah tidak dapat dipungkiri. Manusia diperlukan dalam operasi sistem informasi. Sumber daya manusia ini meliputi pemakai akhir dan pakar sistem. Pemakai akhir adalah orang yang menggunakan informasi yang dihasilkan sistem informasi, misalnya pelanggan, pemasok, teknisi, mahasiswa, dosen dan orang-orang yang berkepentingan. Sedangkan pakar sistem informasi adalah orang yang mengembangkan dan mengoperasikan sistem informasi, misalnya system analyst, developer, operator sistem dan staf administrasi lainnya (Mulyanto, 2009).
Basis Data
Basis data (bahasa Inggris: database), atau sering pula dieja basisdata, adalah kumpulan informasi yang disimpan di dalam komputer secara sistematik sehingga dapat diperiksa menggunakan suatu program komputer untuk memperoleh informasi dari basis data tersebut.
Istilah "basis data" berawal dari ilmu komputer. Meskipun kemudian artinya semakin luas, memasukkan hal-hal di luar bidang elektronika. Catatan yang mirip dengan basis data sebenarnya sudah ada sebelum revolusi industri yaitu dalam bentuk buku besar, kuitansi dan kumpulan data yang berhubungan dengan bisnis.
Untuk mengelola dan memanggil query basis data tersebut diperlukan sebuah perangkat lunak yang disebut sistem manajemen basis data (database management system, DBMS). Sistem basis data dipelajari dalam ilmu informasi.
Jaringan Komputer Dan Komunikasi Data
Jaringan Komputer
Jaringan komputer (jaringan) adalah sebuah sistem yang terdiri atas komputer-komputer yang didesain untuk dapat berbagi sumber daya (printer, CPU), berkomunikasi (surel, pesan instan), dan dapat mengakses informasi(peramban web).
Jaringan komputer bertujuan agar dapat mencapai tujuannya, setiap bagian dari jaringan komputer dapat meminta dan memberikan layanan (service). Hampir seluruh aplikasi jaringan komputer menggunakan desain dengan sistem client-server dimana pihak yang meminta/menerima layanan disebut klien (client) dan yang memberikan/mengirim layanan disebut peladen (server).
Untuk membangun sebuah jaringan komputer sederhana diperlukan dua buah komputer yang masing-masing memiliki sebuah kartu jaringan, kemudian dihubungkan melalui kabel maupun nirkabel sebagi medium transmisi data, dan terdapat perangkat lunak sistem operasi jaringan. Apabila ingin membangun jaringan komputer yang lebih luas lagi jangkauannya, diperlukan perangkat tambahan seperti Hub, Bridge, Switch, Router, Gateway sebagai perngkat interkoneksinya.
Jaringan komputer juga diklasifikasikan menjadi beberapa jenis, berikut ini adalah beberapa klasifikasi dari sebuah jaringan komputer:
Berdasarkan geografisnya, berdasarkan letak geografis, suatu jaringan komputer terbagi menjadi
Komunikasi Data
Apa itu komunikasi data? Sebelum membahas komunikasi data terlebih dahulu kita bahas apa itu komunikasi. Komunikasi berasal dari bahasa Inggris "Communication", secara etimologis berasal dari bahasa Latin "Commicatus" dan perkataan ini bersumber dari kata "Communis"yang memiliki makna "berbagi" atau "menjadi miliki bersama". Komunikasi berarti suatu proses membangun saling pengertian dengan menciptakan dan menggunakan informasi agar tehubung satu sama lain.
Komunikasi data adalah proses pengiriman dan penerimaan data/informasi dari dua atau lebih device (alat seperti komputer/laptop/printer/dan alat komunikasi lain) yang terhubung dalam sebuah jaringan. Baik lokal maupun yang luas sepeti internet.
Pengertian lain komunikas data yaitu transmisi data elektronik melalui beberapa media(kabel coaksial, fiber optik, mikrowave dsb). Sistem yang mungkin terjadinya transmisi data sering disebut sebagai jaringan komunikasi data.
Secara umum terdapat dua jenis komunikasi data, yaitu:
Dalam komunikasi data terdapat komponen-komponen yang diperlukan, yaitu :
Prosedur
Prosedur merupakan sekumpulan aturan yang dipakai untuk mewujudkan pemrosesan data dan pembangkitan keluaran yang dikehedaki. Prosedur juga dapat dikatakan sebagi serangkaian aksi yang spesifik, tindakan atau operasi yang harus dijalankan atau dieksekusi dengan cara yang sama agar selalu memperoleh hasil yang sama dari keadaan yang sama contohnya prosedur kesehatan dan keselamatan kerja. Lebih tepatnya, kata ini bisa mengindikasikan rangkaian aktivitas, tugas-tugas, langkah-langkah, keputusan-keputusan, perhitungan-perhitungan dan proses-proses, yang dijalankan melalui serangkaian pekerjaan yang menghasilkan suatu tujuan yang diinginkan, suatu produk atau sebuah akibat. Sebuah prosedur biasanya mengakibatkan sebuah perubahan.
Orang
Didalam sebuah sistem informasi, keberadaan manusia sudah tidak dapat dipungkiri. Manusia diperlukan dalam operasi sistem informasi. Sumber daya manusia ini meliputi pemakai akhir dan pakar sistem. Pemakai akhir adalah orang yang menggunakan informasi yang dihasilkan sistem informasi, misalnya pelanggan, pemasok, teknisi, mahasiswa, dosen dan orang-orang yang berkepentingan. Sedangkan pakar sistem informasi adalah orang yang mengembangkan dan mengoperasikan sistem informasi, misalnya system analyst, developer, operator sistem dan staf administrasi lainnya (Mulyanto, 2009).
Basis Data
Basis data (bahasa Inggris: database), atau sering pula dieja basisdata, adalah kumpulan informasi yang disimpan di dalam komputer secara sistematik sehingga dapat diperiksa menggunakan suatu program komputer untuk memperoleh informasi dari basis data tersebut.
Istilah "basis data" berawal dari ilmu komputer. Meskipun kemudian artinya semakin luas, memasukkan hal-hal di luar bidang elektronika. Catatan yang mirip dengan basis data sebenarnya sudah ada sebelum revolusi industri yaitu dalam bentuk buku besar, kuitansi dan kumpulan data yang berhubungan dengan bisnis.
Untuk mengelola dan memanggil query basis data tersebut diperlukan sebuah perangkat lunak yang disebut sistem manajemen basis data (database management system, DBMS). Sistem basis data dipelajari dalam ilmu informasi.
Jaringan Komputer Dan Komunikasi Data
Jaringan Komputer
Jaringan komputer (jaringan) adalah sebuah sistem yang terdiri atas komputer-komputer yang didesain untuk dapat berbagi sumber daya (printer, CPU), berkomunikasi (surel, pesan instan), dan dapat mengakses informasi(peramban web).
Jaringan komputer bertujuan agar dapat mencapai tujuannya, setiap bagian dari jaringan komputer dapat meminta dan memberikan layanan (service). Hampir seluruh aplikasi jaringan komputer menggunakan desain dengan sistem client-server dimana pihak yang meminta/menerima layanan disebut klien (client) dan yang memberikan/mengirim layanan disebut peladen (server).
Untuk membangun sebuah jaringan komputer sederhana diperlukan dua buah komputer yang masing-masing memiliki sebuah kartu jaringan, kemudian dihubungkan melalui kabel maupun nirkabel sebagi medium transmisi data, dan terdapat perangkat lunak sistem operasi jaringan. Apabila ingin membangun jaringan komputer yang lebih luas lagi jangkauannya, diperlukan perangkat tambahan seperti Hub, Bridge, Switch, Router, Gateway sebagai perngkat interkoneksinya.
Jaringan komputer juga diklasifikasikan menjadi beberapa jenis, berikut ini adalah beberapa klasifikasi dari sebuah jaringan komputer:
Berdasarkan geografisnya, berdasarkan letak geografis, suatu jaringan komputer terbagi menjadi
- Local Area Network (LAN), Local Area Network (LAN) atau jaringan wilayah lokal merupakan jaringan milik pribadi di dalam sebuah gedung atau tempat yang berukuran sampai beberapa 1 - 10 kilometer. LAN seringkali digunakan untuk menghubungkan komputer-komputer pribadi dan stasiun kerja (workstation) dalam kantor suatu perusahaan atau pabrik-pabrik untuk bersama-sama memakai sumberdaya seperti printer dan saling bertukar informasi.
- Metropolitan Area Network (MAN), atau disebut juga jaringan wilayah kota merupakan perluasan dari jaringan Local Area Network yang mana jaringan ini dapat mencakup satu kota yang cukup luas dan terdiri dari puluhan gedung yang berjarak 10 - 50 kilometer. Pada jaringan ini menggunakan kabel serat optik (fiber optic) sebagai media transmisi.
- Wide Area Network (WAN), sebut saja jaringan wilayah luas merupaka jaringan antar kota, antar provinsi, antar negara, bahkan antar benua. Jaringan ini dapat mencakup seluruh dunia seperti jaringan yang menghubungkan semua bank di Indonesia dan jaringan yang menghubungkan semua kantor Perwakilan Indonesia di seluruh dunia. Jaringan ini mengandalkan komunikasi lewat satelit sebagai media transmisi utama, namun banyak juga yang mengandalkan koneksi serat optik antar negara.
Berdasarkan fungsinya,
- Client-Server, jaringan client-server pada dasarnya adalah satu komputer yang disiapkan sebagai pelayan (server) dari komputer lainnya yang sebagai client atau dapat disebut sebagai server murni. Semua permintaan layanan sumberdaya dari komputer klien harus dilewatkan ke komputer server, komputer ini yang akan mengatur pelayanannya. Apabila komunikasi permintaan layanan sangat sibuk bahkan bisa disiapkan lebih dari satu komputer menjadi server, sehingga ada pembagian tugas, misalnya file-server, print-server, database server dan sebagainya. Tentu saja konfigurasi komputer server biasanya berbeda dari konfigurasi komputer client baik dari segi kapasitas memori, kapasitas harddisk, maupun kecepatan prosessornya.
- Peer-to-peer, Jaringan peer-to-peer ditunjukkan dengan komputer-komputer yang seling mendikung satu sama lain sehingga setiap komputer dapat meminta pemakaian sumberdaya secara bersama dari komputer lainnya, demikian pula setiap komputer harus siap melayani permintaan dari komputer lainnya. Dengan kata lain, setiap komputer di jaringan ini dapat bertindak sebagi client maupun server. Jaringan ini biasanya hanya bisa diterapkan pada jumlah komputer yang tidak terlalu banyak karena komunikasi akan menjadi rumit bahkan dapat mengalami kemacetan jika komputer terlalu banyak.
Berdasarkan Topologi Jaringan
- Topologi bus
- Topologi bintang
- Topologi cincin
- Topologi mesh
- Topologi pohon
- Topologi linier
Berdasarkan media transmisi data
- Jaringan berkabel (Wired Network). Pada jaringan ini, untuk menghubungkan satu komputer dengan komputer lain diperlukan penghubung berupa kabel jaringan. Kabel jaringan berfungsi dalam mengirim informasi dalam bentuk sinyal listrik antar komputer jaringan.
- Jaringan nirkabel(Wi-Fi). Merupakan jaringan dengan medium berupa gelombang elektromagnetik. Pada jaringan ini tidak diperlukan kabel untuk menghubungkan antar komputer karena menggunakan gelombang elektromagnetik yang akan mengirimkan sinyal informasi antar komputer jaringan.
Apa itu komunikasi data? Sebelum membahas komunikasi data terlebih dahulu kita bahas apa itu komunikasi. Komunikasi berasal dari bahasa Inggris "Communication", secara etimologis berasal dari bahasa Latin "Commicatus" dan perkataan ini bersumber dari kata "Communis"yang memiliki makna "berbagi" atau "menjadi miliki bersama". Komunikasi berarti suatu proses membangun saling pengertian dengan menciptakan dan menggunakan informasi agar tehubung satu sama lain.
Komunikasi data adalah proses pengiriman dan penerimaan data/informasi dari dua atau lebih device (alat seperti komputer/laptop/printer/dan alat komunikasi lain) yang terhubung dalam sebuah jaringan. Baik lokal maupun yang luas sepeti internet.
Pengertian lain komunikas data yaitu transmisi data elektronik melalui beberapa media(kabel coaksial, fiber optik, mikrowave dsb). Sistem yang mungkin terjadinya transmisi data sering disebut sebagai jaringan komunikasi data.
Secara umum terdapat dua jenis komunikasi data, yaitu:
- Melalui Infrastruktur Terestrial, media yang digunakan adalah media kabel dan nirkabel sebagai aksesnya. Jenis ini membutuhkan biaya yang tinggi untuk membangun infrastrukturnya. Beberapa layanan yang termasuk tersterial antara lain: Sambungan Data Langsung (SDL), Frame Relay, VPN MultiService dan Sambungan Komunikasi Data Paket (SKDP).
- Melalui Satelite, jenis ini menggunakan satelite sebagai media aksesnya. Biasanya wilayah yang dicakup akses satelit lebih luas dan mampu menjangkau lokasi yang tidak memungkinkan dibangunnya infrastruktur terestrial namun membutuhkan waktu yang lama untuk berlangsungnya proses komunikasi. Kelemahan lain dari komunikasi via satelit adalah adanya gangguan yang disebabkan oleh radiasi gelombang matahari (Sun Outage) dan yang paling parah terjadi setiap 11 tahun sekali
Dalam komunikasi data terdapat komponen-komponen yang diperlukan, yaitu :
- Penghantar / pengirim, yaitu piranti yang mengirimkan data
- Penerima, yaitu piranti yang menerima data
- Data, adalah informasi yang akan dipindahkan
- Media pengiriman, media atau saluran yang digunakan untuk mengirimkan data
- Protokol, aturan-aturan tertentu yang berguna untuk menyelaraskan hubungan
Apa itu "Data" ?
Data merupakan bentuk jamak dari "datum", berasal dari bahasa Latin yang berarti "sesuatu yang diberikan". Data merupakan sesuatu yang masih belum mempunyai arti bagi penerimanya dan memerlukan suatu pengolahan untuk menjadi informasi. Dalam penggunaan sehari-hari data berarti suatu pernyataan yang diterima secara apa adanya. Data bisa berwujud suatu keadaan, gambar, huruf, angka, bahasa, simbol matematika dan simbol lainnya yang bisa digunakan sebagai bahan untuk melihat lingkungan, obyek, kejadian ataupun suatu konsep.
Dalam bidang keilmuan / ilmiah, fakta dikumpulkan untuk menjadi data yang kemudian akan diolah sehingga dapat diutarakan secara jelas dan tepar sehingga dapat dimengerti oleh orang lain yang tidak mengalaminya secara langsung, hal ini dinamakan deskripsi. Ada juga yang dinamakan klasifikasi yaitu pemilahan banyak data sesuai dengan persamaan atau perbedaan yang dikandungnya.
Menurut berbagai sumber lain, data dapat juga didefinisikan sebagai berikut:
Informasi merupakan fungsi penting untuk membantu mengurangi rasa cemas seseorang. Menurut Notoatmodjo (2008) bahwa semakin banyak informasi dapat memengaruhi atau menambah pengetahuan seseorang dan dengan pengetahuan menimbulkan kesadaran yang akhirnya seseorang akan berperilaku sesuai dengan pengetahuan yang dimilikinya.
Informasi adalah hasil pengolahan dari sebuah model, formasi, organisasi, ataupun suatu perubahan bentuk dari data yang memiliki nilai tertentu, dan bisa digunakan untuk menambah pengetahuan bagi yang menerimanya. Informasi bisa di katakan sebagai pengetahuan yang didapatkan dari pembelajaran, pengalaman, atau instruksi. Namun, istilah ini memiliki banyak arti bergantung pada konteksnya, dan secara umum berhubungan erat dengan konsep seperti arti, pengetahuan, negentropy, Persepsi, Stimulus, komunikasi, kebenaran, representasi, dan rangsangan mental.
Dalam bidang keilmuan / ilmiah, fakta dikumpulkan untuk menjadi data yang kemudian akan diolah sehingga dapat diutarakan secara jelas dan tepar sehingga dapat dimengerti oleh orang lain yang tidak mengalaminya secara langsung, hal ini dinamakan deskripsi. Ada juga yang dinamakan klasifikasi yaitu pemilahan banyak data sesuai dengan persamaan atau perbedaan yang dikandungnya.
Menurut berbagai sumber lain, data dapat juga didefinisikan sebagai berikut:
- Menurut kamus bahasa inggris-indonesia, data berasal dari kata datum yang berarti fakta
- Dari sudut pandang bisnis, data bisnis adalah deskripsi organisasi tentang sesuatu (resources) dan kejadian (transactions)yang terjadi
- Pengertian yang lain menyebutkan bahwa data adalah deskripsi dari suatu kejadian yang kita hadapi
Intinya, dati itu merupakan suatu fakta-fakta tertentu sehingga menghasilkan suatu kesimpulan dalam menarik suatu keputusan.
Apa itu "Informasi" ?
Kata informasi berasal dari kata Perancis kuno "informacion" (tahun 1387) yang diambil dari bahasa Latin "informationem" yang berarti “garis besar, konsep, ide”. Informasi merupakan kata benda dari informare yang berarti aktivitas dalam “pengetahuan yang dikomunikasikan”
Informasi merupakan fungsi penting untuk membantu mengurangi rasa cemas seseorang. Menurut Notoatmodjo (2008) bahwa semakin banyak informasi dapat memengaruhi atau menambah pengetahuan seseorang dan dengan pengetahuan menimbulkan kesadaran yang akhirnya seseorang akan berperilaku sesuai dengan pengetahuan yang dimilikinya.
Informasi adalah hasil pengolahan dari sebuah model, formasi, organisasi, ataupun suatu perubahan bentuk dari data yang memiliki nilai tertentu, dan bisa digunakan untuk menambah pengetahuan bagi yang menerimanya. Informasi bisa di katakan sebagai pengetahuan yang didapatkan dari pembelajaran, pengalaman, atau instruksi. Namun, istilah ini memiliki banyak arti bergantung pada konteksnya, dan secara umum berhubungan erat dengan konsep seperti arti, pengetahuan, negentropy, Persepsi, Stimulus, komunikasi, kebenaran, representasi, dan rangsangan mental.
Data yang salah dapat menghasilkan informasi yang salah pula, namun dari data yang benar juga memungkinkan bahwa suatu informasi juga dapat mengalami penyimpangan kebenaran. Penyebaran informasi di era saat ini juga mudah dengan media yang mudah diakses
Dalam hal ini, data bisa dianggap sebagai obyek dan informasi adalah suatu subyek yang bermanfaat bagi penerimanya. Informasi juga bisa disebut sebagai hasil pengolahan ataupun pemrosesan data.
Perbedaan Data dan Informasi
Ada perbedaan halus antara data dan informasi. Data adalah fakta atau rincian dari mana informasi berasal. Potongan-potongan individu data jarang berguna. Untuk menjadi informasi, data perlu dimasukkan ke dalam konteks.
Dari pengertian data dan informasi sebelumnya, dapat kita simpulkan bahwa data lebih cenderung ke penjelasan singkat atau sebuah gagasan yang belum menjelaskan sebuah peristiwa atau hasil kegiatan, data juga tidak bisa digunakan untuk pengambilan keputusan sedangkan informasi adalah hasil pengolahan dari data yang dapat digunakan untuk pengambilan keputusan. Selain itu data juga terkadang tidak dapat digunakan dan diterima oleh akal pikiran penerima, sedangkan informasi dapat berguna dan dapat diterima oleh akal pikiran penerima.
Perbedaan data dan informasi juga dapat dilihat dari ruang lingkupnya. Data mempunyai lingkup lebih detail dan bersifat teknis, sedangkan informasi menghasilkan penjelasan yang dapat dipakai untuk mengambil keputusan. Data penjualan misalnya merupakan penjelasan yang bersifat mentah, tetapi informasi penjualan perbulan akan dipakai oleh manajemen untuk mengambil suatu keputusan.
Perbedaan data dan informasi sudah terlihat bukan? Intinya suatu informasi berasal dari pengolahan dari beberapa data.
Cukup sekian penjelasan saya kali ini, mohon maaf apabila terdapat kesalahan dalam penulisan dan kosa kata.
Alhamdulillah...
Sumber:
https://id.wikipedia.org/
http://tu.laporanpenelitian.com/2014/12/33.html
http://www.kuliah.info/2015/05/pengertian-dan-perbedaan-data-dan.html
https://fairuzelsaid.wordpress.com/2014/10/13/komponen-sistem-informasi/
http://www.academia.edu/8883726/Jaringan_Komputer_dan_Komunikasi_Data





No comments:
Post a Comment